Bagaimana Orbit Bekerja?

Orbit adalah pergerakan benda mengelilingi benda lain akibat gaya gravitasi. Ini terjadi ketika kecepatan dan arah gerak objek seimbang dengan tarikan gravitasi benda yang lebih besar. Ini menciptakan jalur melengkung, yang disebut orbit, bukan garis lurus. Objek yang berada di orbit terus-menerus jatuh ke arah benda yang lebih besar tetapi juga bergerak maju, menyebabkannya selalu melewatkan benda yang lebih besar. Keseimbangan halus antara gerakan maju objek dan tarikan gravitasi menjaga objek tetap berada dalam orbit yang stabil. Satelit dan planet, seperti Bumi, mengorbit benda langit yang lebih besar menggunakan prinsip ini.


Pernahkah Anda meluangkan waktu untuk memikirkan jumlah objek yang ada di alam semesta kita? Ada planet, seperti yang kita tempati. Ada bintang, seperti yang terus berputar di sekitar planet kita. Dan kemudian ada berbagai komet, asteroid, lubang hitam, dan benda langit lainnya yang mengisi kekosongan yang kita sebut ruang angkasa.

Anda mungkin sudah mengerti bahwa Bumi kita mengorbit di sekitar Matahari. Hal ini juga berlaku untuk semua planet lain di tata surya kita. Selain itu, sebagian besar planet ini ditemani oleh bulan, seperti yang kita miliki. Istilah yang kita gunakan untuk jalur suatu objek yang bergerak mengelilingi objek lainnya adalah orbit. Sebagian besar objek di alam semesta berputar mengelilingi sesuatu yang lain. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa?

Bagaimana orbit bekerja? Hal ini dapat dijelaskan dengan dua konsep mendasar dalam ilmu pengetahuan. Yang pertama adalah gravitasi. Ini adalah gaya yang menyebabkan objek tertarik satu sama lain. Gaya ini dipengaruhi oleh massa, yaitu jumlah materi yang ada dalam suatu objek. Semakin besar massa suatu objek, semakin kuat gaya gravitasinya.

Konsep kedua yang terlibat adalah Hukum Gerak Pertama Newton. Hukum ini menyatakan bahwa suatu objek akan tetap diam atau bergerak kecuali ada gaya eksternal yang mempengaruhinya. Ketika suatu objek bergerak, ia akan terus bergerak dengan kecepatan dan arah yang sama kecuali ada gaya lain, seperti gravitasi, yang mendorong atau menariknya.

Ambil Bumi sebagai contoh. Tanpa Matahari, planet kita akan bergerak dengan kecepatan dan arah yang konstan. Namun, Matahari memiliki massa yang lebih besar dari objek lain di tata surya kita. Akibatnya, gaya gravitasi dari Matahari sangat kuat. Gerakan Bumi yang dikombinasikan dengan gravitasi Matahari bekerja bersama-sama untuk membentuk orbit kita. Jalur Bumi mengelilingi Matahari bukanlah lingkaran sempurna, tetapi elips, menyerupai oval.

Prinsip yang sama berlaku untuk setiap planet lain di tata surya kita. Mereka semua adalah satelit Matahari. Bisakah Anda menyebutkan satelit non-planet lainnya? Benar! Bulan adalah satelit lainnya. Bulan mengorbit di sekitar Bumi.

Planet dan bulan adalah satelit alami. Ini berarti mereka adalah objek alami yang mengorbit di sekitar objek alami lainnya. Anda mungkin juga tahu bahwa sabuk asteroid juga berputar di sekitar Matahari. Tapi tahukah Anda bahwa seluruh tata surya kita juga berada dalam orbit? Itu benar! Tata surya kita terus-menerus mengorbit di sekitar lubang hitam di pusat Galaksi Bima Sakti.

Selain itu, ruang angkasa juga berisi satelit buatan. Ini adalah objek yang dibuat oleh manusia dan ditempatkan dalam orbit. Satelit ini dapat memiliki berbagai tujuan, seperti mengumpulkan informasi tentang planet-planet yang jauh.

Apa yang membuat objek buatan tetap berada dalam orbit? Ini adalah dua gaya yang sama yang menyebabkan orbit planet dan bulan. Ketika manusia meluncurkan satelit ke ruang angkasa, satelit tersebut diprogram untuk bergerak dengan kecepatan tertentu. Satelit ini berinteraksi dengan gaya tarik gravitasi objek yang lebih besar, seperti planet, yang memungkinkan satelit tetap berada dalam orbit.

Apakah Wonder of the Day hari ini benar-benar menarik perhatian Anda? Alam semesta kita penuh dengan fenomena yang menarik yang membuat kita penasaran. Kami senang Anda bergabung dengan kami dalam perjalanan ini mengelilingi Matahari!

Cobalah Sendiri

Apakah Anda siap untuk terus belajar? Temukan orang dewasa yang dapat membantu Anda dengan kegiatan-kegiatan ini!

– Pernahkah anda bertanya-tanya mengapa orbit Bumi berbentuk elips? Temukan lebih banyak tentang bentuk-bentuk orbit yang mungkin ada dan bagikan pengetahuan baru anda kepada teman atau anggota keluarga. Telusuri faktor-faktor apa yang berkontribusi terhadap bentuk jalur planet kita mengelilingi Matahari dan pertimbangkan apakah orbit yang sempurna berbentuk lingkaran pernah mungkin.

– Sementara Bumi membutuhkan sekitar 365 hari untuk menyelesaikan satu orbit mengelilingi Matahari, pernahkah anda bertanya-tanya tentang periode orbit planet lainnya? Teliti mengapa beberapa planet memiliki orbit yang jauh lebih pendek atau lebih panjang. Buatlah bantuan visual, seperti poster atau presentasi, untuk mengedukasi orang lain tentang orbit planet di tata surya kita.

– Luar angkasa benar-benar menakjubkan, bukan? Buatlah daftar pertanyaan-pertanyaan lain yang anda miliki tentang alam semesta kita dan mintalah bantuan orang dewasa untuk melakukan penelitian sendiri secara online atau di perpustakaan setempat. Catatlah fakta-fakta menarik yang anda temukan. Nikmati prosesnya dan pertahankan rasa ingin tahu anda!

Sumber-Sumber Menarik

  • https://www.nasa.gov/audience/forstudents/5-8/features/nasa-knows/what-is-orbit-58.html (diakses pada 28 Okt. 2020)
  • https://www.nationalgeographic.org/encyclopedia/orbit/ (diakses pada 28 Okt. 2020)
  • https://www.esa.int/Enabling_Support/Space_Transportation/Types_of_orbits (diakses pada 28 Okt. 2020)
  • https://www.space.com/24839-satellites.html (diakses pada 28 Okt. 2020)
  • https://www.nesdis.noaa.gov/content/why-don%E2%80%99t-satellites-fall-out-sky (diakses pada 28 Okt. 2020)
  • https://learnersdictionary.com/ (diakses pada 28 Okt. 2020)

1. Bagaimana orbit berfungsi?

Orbit adalah hasil dari keseimbangan yang halus antara gaya tarik gravitasi benda langit dan gerakan maju objek lain. Dalam istilah sederhana, objek dapat mengorbit sekitar objek yang lebih besar karena terus-menerus jatuh ke arahnya karena gravitasi, tetapi juga memiliki kecepatan horizontal yang cukup untuk menghindarinya. Kombinasi gaya gravitasi dan gerakan maju ini menciptakan lintasan melengkung, yang dikenal sebagai orbit.

2. Bagaimana orbit berbeda dengan terbang?

Orbit dan terbang adalah konsep yang secara fundamental berbeda. Terbang melibatkan penggunaan sayap atau mesin untuk menghasilkan angkat dan menyeimbangkan gaya gravitasi, memungkinkan objek tetap berada di udara. Di sisi lain, orbit hanya bergantung pada gaya gravitasi antara dua objek. Dalam orbit, tidak ada kebutuhan untuk sayap atau mesin untuk menjaga gerakan, karena objek terus jatuh ke arah benda yang lebih besar sambil tetap bergerak maju.

3. Bisakah objek apa pun mengorbit sekitar objek lain?

Teknisnya, objek apa pun dapat mengorbit sekitar objek lain selama memiliki kecepatan horizontal yang cukup dan berada dalam pengaruh gravitasi benda yang lebih besar. Namun, ukuran dan massa objek yang terlibat memainkan peran penting. Sebagai contoh, planet dengan massa yang jauh lebih besar akan memiliki gaya gravitasi yang lebih kuat, membuatnya lebih mudah bagi objek yang lebih kecil seperti bulan untuk mengorbitinya. Sebaliknya, objek yang lebih kecil mungkin membutuhkan kecepatan yang sangat tinggi untuk mempertahankan orbit di sekitar benda yang lebih besar.

4. Bagaimana satelit mempertahankan orbit mereka?

Satelit mempertahankan orbit mereka dengan terus-menerus menyesuaikan kecepatan dan ketinggian mereka. Untuk tetap berada dalam orbit, satelit harus mencapai keseimbangan yang halus antara gaya tarik gravitasi Bumi dan gerakan majunya sendiri. Jika kecepatan satelit terlalu rendah, satelit akan jatuh kembali ke Bumi. Jika kecepatannya terlalu tinggi, satelit akan melarikan diri dari gaya tarik gravitasi Bumi. Dengan membuat penyesuaian kecil terhadap kecepatan dan ketinggian menggunakan thruster atau bantuan gravitasi dari benda langit lainnya, satelit dapat mempertahankan orbitnya dalam jangka waktu yang lama.

5. Apa yang terjadi jika kecepatan objek berubah di orbit?

Jika kecepatan objek berubah di orbit, itu akan mengubah bentuk dan ukuran orbitnya. Meningkatkan kecepatan akan membuat orbit objek menjadi lebih besar, sedangkan mengurangi kecepatan akan menghasilkan orbit yang lebih kecil. Namun, perubahan kecepatan harus cukup signifikan untuk mengatasi gaya tarik gravitasi benda yang lebih besar agar objek dapat melarikan diri atau memasuki orbit yang berbeda. Jika tidak, objek akan terus mengorbit dalam lintasan elips baru yang ditentukan oleh kecepatannya yang diubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *