Sejauh Mana Jaraknya Proxima Centauri?

Proxima Centauri adalah bintang terdekat dengan sistem suria kita, terletak kira-kira 4.24 tahun cahaya jauhnya. Ia merupakan sebahagian daripada sistem Alpha Centauri, yang juga merangkumi dua bintang lain, Alpha Centauri A dan Alpha Centauri B. Proxima Centauri adalah bintang kerdil merah dan sedikit lebih kecil dan lebih sejuk daripada matahari kita. Walaupun relatif dekat dalam perspektif astronomi, ia masih akan mengambil beribu-ribu tahun untuk perjalanan ke Proxima Centauri menggunakan teknologi perjalanan angkasa semasa. Saintis sentiasa mengkaji dan meneroka cara untuk mencapai sistem bintang tetangga ini pada masa depan.


Mungkin Anda sudah familiar dengan nama-nama planet di tata surya kita. Mungkin Anda bahkan bisa menyebutkan beberapa rasi bintang dan komet. Tapi berapa banyak bintang individual yang bisa Anda ingat?

Banyak anak-anak mungkin langsung terpikirkan Bintang Utara. Para penggemar antariksa mungkin menyebutkan Sirius, Antares, atau Canopus. Namun, Wonder of the Day hari ini adalah tentang bintang yang namanya mungkin tidak familiar bagi Anda. Meskipun begitu, ini masih merupakan bintang terdekat dengan Bumi, setelah Matahari. Nama bintang tersebut adalah Proxima Centauri!

Dibandingkan dengan luasnya alam semesta, Proxima Centauri bisa dianggap sebagai tetangga terdekat tata surya kita. Meskipun begitu, bahkan di malam yang paling cerah, Anda tidak akan bisa melihatnya tanpa menggunakan teleskop yang kuat. Hal ini karena Proxima Centauri adalah red dwarf, salah satu jenis bintang terkecil dan paling redup.

Jadi seberapa jauhkah Proxima Centauri? Sekitar 4.2 tahun cahaya. Mungkin terdengar tidak begitu jauh, tapi bagi metode perjalanan antariksa kita saat ini, itu pasti jarak yang sangat besar! Dibutuhkan lebih dari 70.000 tahun untuk mencapai Proxima Centauri menggunakan wahana antariksa modern.

Namun, begitu manusia mencapai Proxima Centauri, mereka akan memiliki seluruh sistem bintang untuk dieksplorasi. Sistem bintang ini disebut Alpha Centauri dan terdiri dari dua bintang lainnya, yaitu Alpha Centauri A dan B. Proxima Centauri juga dilingkari oleh dua planet, salah satunya berada di zona yang bisa mendukung kehidupan.

Planet ini, yang dikenal sebagai Proxima Centauri B, mungkin cukup dekat dengan Proxima Centauri untuk potensial mendukung air cair. Namun, para ilmuwan belum siap untuk menyatakan bahwa planet ini aman bagi kehidupan manusia. Karena flare bintang dari Proxima Centauri, planet ini mungkin memiliki atmosfer yang minimal atau bahkan tidak ada.

Bahkan, flare dari Proxima Centauri pada bulan April 2021 memiliki kekuatan 100 kali lebih kuat dari flare yang diamati dari Matahari kita sendiri. Flare seperti ini merupakan ancaman bagi kehidupan di planet terdekat. Kemungkinan manusia tidak akan dapat menghuni Proxima Centauri B tanpa perlindungan khusus.

Namun, banyak orang tetap berharap akan adanya tanda-tanda kehidupan dari sistem Alpha Centauri. Harapan ini diperkuat pada akhir tahun 2020 dengan penemuan sebuah sinyal yang aneh yang mungkin berasal dari sistem ini. Sinyal tersebut sebenarnya diterima pada April 2019 tetapi tidak diketahui selama lebih dari satu tahun.

Yang membuat sinyal ini menarik adalah bahwa sinyal tersebut terdeteksi pada frekuensi 982.002 megahertz, frekuensi yang tidak biasa terkait dengan sinyal dari satelit dan wahana antariksa dari Bumi. Hal ini semakin memancing rasa penasaran para ilmuwan mengenai asal usulnya.

Sumber sinyal ini masih belum diketahui. Namun, para ahli memperingatkan bahwa kemungkinan besar sinyal ini bukan berasal dari makhluk luar angkasa dan mungkin disebabkan oleh objek buatan manusia.

Namun, beberapa orang masih berpegang pada harapan bahwa sinyal ini bisa menjadi tanda kehidupan cerdas. Apa pendapat Anda? Apakah Anda tertarik untuk bertemu dengan makhluk luar angkasa dari tetangga terdekat tata surya kita? Atau mungkin Anda lebih suka melakukan perjalanan ke Proxima Centauri B sendiri!

Cobalah Sendiri

Lanjutkan pembelajaran Anda dengan bantuan salah satu atau beberapa aktivitas di bawah ini!

Terokai Alam Semesta dengan Projek Sains yang Menarik

Adakah anda bersedia untuk terjun ke dalam keajaiban alam semesta? Berikut adalah beberapa projek sains yang menarik yang akan membolehkan anda melibatkan diri secara praktikal dan belajar lebih banyak tentang angkasa lepas. Sebelum anda memulakan, pastikan untuk meminta bantuan dari orang dewasa dan mengumpulkan semua bekalan yang diperlukan. Mari berangkat dalam sebuah pengembaraan dan temui misteri angkasa bersama-sama!

Projek 1: Perjalanan ke Alpha Centauri

Tahukah anda bahawa beberapa pakar percaya bahawa manusia pertama yang akan melawat sistem bintang Alpha Centauri telah dilahirkan? Adakah anda mungkin salah seorang daripadanya? Tutup mata anda dan bayangkan bagaimana rasanya untuk meneroka sistem yang menarik ini. Adakah anda akan memilih untuk melawat Proxima Centauri B? Apa lagi penemuan yang menakjubkan mungkin menanti anda? Biarkan imaginasi anda berjalan liar dan tulis sebuah cerita pendek tentang pengembaraan yang luar biasa yang anda bayangkan. Bebaskanlah kreativiti anda dan bawa kami dalam sebuah perjalanan di luar angkasa yang paling liar!

Projek 2: Proxima Centauri C – Planet yang Menjanjikan

Jika anda mencari cabaran, mari kita belajar tentang Proxima Centauri C, sebuah planet yang dikatakan oleh ahli astronomi mungkin lebih menjanjikan untuk kehidupan. Mereka telah berjaya mengambil gambar sistem bintang Alpha Centauri yang luas. Mengapa ahli sains berpendapat bahawa Proxima C boleh menjadi calon yang lebih baik untuk menempatkan kehidupan berbanding Proxima B? Bagaimana mereka dapat mengambil gambar yang luar biasa ini? Setelah anda mengumpulkan semua maklumat yang menarik, kongsikan pengetahuan baru anda dengan rakan atau ahli keluarga. Mari sebarkan keajaiban alam semesta bersama-sama!

Sumber Keajaiban

  • https://www.space.com/proxima-centauri-emits-largest-stellar-flare.html (diakses pada 29 Apr. 2021)
  • https://earthsky.org/space/proxima-centauri-our-suns-nearest-neighbor (diakses pada 29 Apr. 2021)
  • https://www.scientificamerican.com/article/alien-hunters-discover-mysterious-signal-from-proxima-centauri/ (diakses pada 29 Apr. 2021)
  • https://www.seti.org/did-proxima-centauri-just-call-say-hello-not-really (diakses pada 29 Apr. 2021)
  • https://learnersdictionary.com/ (diakses pada 29 Apr. 2021)

1. Sejauh mana jauhnya Proxima Centauri?

Proxima Centauri merupakan bintang terdekat dengan Matahari kita dan terletak kira-kira 4.24 tahun cahaya dari Bumi. Untuk memberikan gambaran, satu tahun cahaya setara dengan kira-kira 5.88 trilion batu atau 9.46 trilion kilometer. Ini bermakna Proxima Centauri terletak kira-kira 25.2 trilion batu atau 40.5 trilion kilometer dari kita.

2. Bolehkah kita mencapai Proxima Centauri dengan teknologi kita saat ini?

Dengan teknologi kita saat ini, kita akan memerlukan ribuan tahun untuk mencapai Proxima Centauri. Pesawat ruang angkasa tercepat yang pernah diluncurkan, Parker Solar Probe, bergerak dengan kelajuan kira-kira 430,000 batu per jam. Dengan kelajuan ini, kita akan memerlukan kira-kira 6,300 tahun untuk mencapai Proxima Centauri. Oleh itu, kita memerlukan perkembangan yang signifikan dalam sistem penggerak dan teknologi pesawat ruang angkasa untuk menjadikan perjalanan antarbintang layak dijangkau dalam seumur hidup manusia.

3. Adakah terdapat rancangan untuk menghantar misi ke Proxima Centauri?

Walaupun pada masa ini tiada rancangan yang konkrit untuk menghantar misi ke Proxima Centauri, terdapat beberapa konsep dan idea yang telah dicadangkan untuk misi antarbintang di masa depan. Salah satu yang paling terkenal adalah projek Breakthrough Starshot, yang bertujuan untuk menghantar kumpulan pesawat kecil yang dipanggil nanocraft ke Proxima Centauri. Nanocraft ini akan didorong oleh laser yang kuat, mencapai kelajuan sehingga 20% kelajuan cahaya. Walau bagaimanapun, misi seperti ini masih dalam peringkat awal pembangunan dan memerlukan perkembangan teknologi yang signifikan.

4. Adakah terdapat kemungkinan untuk menemui kehidupan di sekitar Proxima Centauri?

Proxima Centauri adalah sasaran yang menarik dalam pencarian kehidupan asing. Pada tahun 2016, sebuah eksoplanet yang dinamakan Proxima b telah ditemui mengorbit dalam zon layak huni Proxima Centauri. Ini bermakna dalam keadaan yang tepat, air cecair boleh wujud di permukaannya, menjadikannya calon yang berpotensi untuk menjadi tempat kehidupan. Walau bagaimanapun, kajian lanjut diperlukan untuk menentukan atmosfera planet ini dan sama ada ia mempunyai keadaan yang diperlukan untuk kehidupan seperti yang kita kenali. Teleskop Luar Angkasa James Webb yang akan datang dan misi angkasa masa depan mungkin akan memberikan lebih banyak wawasan tentang kemungkinan kehidupan di sekitar Proxima Centauri.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *