Bagaimana Kata-kata Ditambahkan ke Dalam Kamus?

Apa yang dimiliki oleh “jejak karbon,” “webisode,” dan “staycation”? Ketiga kata ini adalah tambahan baru dalam Kamus Merriam-Webster Collegiate.

Merriam-Webster sering ditanya bagaimana kata baru ditambahkan ke dalam kamus. Jawabannya sederhana: kata tersebut digunakan.

Saat memutuskan kata atau frasa baru mana yang akan dimasukkan ke dalam versi terbaru kamus (dan bagaimana mendefinisikan masing-masing), editor mempelajari bahasa yang digunakan. Ini termasuk memeriksa kata-kata dan frasa-frasa apa yang paling sering digunakan orang dan bagaimana mereka menggunakannya.

Sebagian besar editor di Merriam-Webster menghabiskan waktu membaca berbagai buku, surat kabar, majalah, dan publikasi online setiap hari. Saat membaca, mereka mencari kata-kata atau frasa-frasa baru, ejaan baru, dan penggunaan baru dari kata-kata atau frasa yang sudah ada.

Saat editor menemukan sesuatu yang menarik, mereka mencatat kata atau frasa tersebut dan mengumpulkan informasi yang menjelaskan penggunaan dan maknanya. Proses ini dikenal sebagai “membaca dan menandai.”

Setelah kata atau frasa baru ditandai, editor memasukkannya ke dalam sistem komputer. Mereka juga membuat “situs rujukan,” yang mencakup tiga komponen: kata atau frasa, contoh penggunaan kata atau frasa dalam konteks, dan informasi bibliografis tentang sumbernya (seperti majalah atau surat kabar tempat kata atau frasa tersebut muncul).

Saat sebuah kata atau frasa menjadi situs rujukan, kata atau frasa tersebut menjadi peserta dalam sebuah kontes. Namun, tidak ada jaminan bahwa sebuah situs rujukan akan ditambahkan ke dalam kamus. Sebelum kata baru bisa dimasukkan ke dalam kamus, editor harus menemukan cukup situs rujukan untuk menunjukkan bahwa kata tersebut digunakan secara luas.

Namun, memiliki banyak situs rujukan tidak menjamin diterimanya kata tersebut ke dalam kamus. Jika situs rujukan tidak memberikan definisi yang jelas dari kata atau frasa tersebut, atau jika semua situs rujukan berasal dari satu sumber, kata atau frasa tersebut mungkin ditolak.

Kata-kata atau frasa baru harus ditemukan dalam beberapa situs rujukan dari berbagai publikasi selama periode waktu yang signifikan agar dapat dimasukkan ke dalam kamus.

Jika Anda penasaran, berikut adalah definisi dari kata-kata dan frasa baru yang diperkenalkan pada awal artikel ini:

  • jejak karbon: jumlah gas rumah kaca (khususnya karbon dioksida) yang dikeluarkan oleh sesuatu selama periode tertentu.
  • webisode: sebuah episode acara yang mungkin atau mungkin tidak ditayangkan di televisi tetapi dapat ditonton di sebuah situs web
  • staycation: liburan yang dihabiskan di rumah atau di dekat tempat tinggal

Cobalah

Kamus menambahkan beberapa kata dan frasa baru setiap tahun, tetapi ada ribuan kata dalam kamus yang mungkin tidak Anda kenal. Membuat Kamus Kata Harian Anda sendiri adalah cara yang bagus untuk memperluas kosakata Anda.

Membuat kamus Anda sendiri sangatlah mudah. Cukup kunjungi situs web Merriam-Webster’s Word Central untuk Daily Buzzword. Anda akan menjadi raja atau ratu perlombaan ejaan dalam waktu singkat!

Saat Anda menemukan buzzword Anda, tulislah bersama dengan definisinya. Ketika Anda selesai, tambahkan gambar untuk membantu orang lain memahami arti kata tersebut.

1. Bagaimana kata-kata dipilih untuk ditambahkan ke dalam kamus?

Kata-kata dipilih untuk ditambahkan ke dalam kamus berdasarkan frekuensi penggunaan dan signifikansi budaya mereka. Ahli leksikografi, yang bertanggung jawab untuk menyusun kamus, menganalisis sejumlah besar bahasa tertulis dan lisan untuk mengidentifikasi kata-kata yang telah diterima secara luas dan sering digunakan oleh penutur asli. Mereka juga mempertimbangkan relevansi dan pentingnya sebuah kata terhadap kosakata bahasa tersebut. Kata-kata yang memiliki makna yang jelas dan bukan hanya variasi atau kombinasi dari kata-kata yang sudah ada lebih mungkin ditambahkan ke dalam kamus.

2. Siapa yang memutuskan kata-kata mana yang ditambahkan ke dalam kamus?

Keputusan mengenai kata-kata mana yang ditambahkan ke dalam kamus pada akhirnya terletak pada tim leksikografi yang bekerja untuk penerbit kamus. Para ahli ini meninjau dan mengevaluasi kata-kata baru potensial berdasarkan penggunaannya, popularitas, dan signifikansi budaya. Mereka juga mempertimbangkan saran dari masyarakat umum dan memantau tren bahasa untuk memastikan kamus tetap relevan. Proses tersebut melibatkan penelitian yang ketat, analisis, dan debat di antara leksikografer sebelum sebuah kata dianggap layak untuk dimasukkan ke dalam kamus.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menambahkan kata baru ke dalam kamus?

Waktu yang dibutuhkan untuk menambahkan kata baru ke dalam kamus dapat bervariasi. Itu tergantung pada faktor-faktor seperti ketenaran kata tersebut, frekuensi penggunaannya, dan dampak budayanya. Secara umum, dapat memakan waktu beberapa tahun bagi sebuah kata untuk mendapatkan cukup pengakuan dan penerimaan untuk dipertimbangkan untuk dimasukkan. Proses penelitian dan verifikasi penggunaan serta signifikansi sebuah kata membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, penerbit kamus mungkin memiliki pedoman dan kriteria tertentu yang harus dipenuhi sebelum kata baru secara resmi ditambahkan.

4. Apakah siapapun bisa menyarankan kata untuk ditambahkan ke dalam kamus?

Ya, kebanyakan penerbit kamus menyambut saran dari masyarakat umum untuk menambahkan kata-kata baru ke dalam kamus. Mereka memiliki saluran khusus, seperti formulir online atau alamat email, di mana individu dapat mengirimkan saran mereka. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua kata yang disarankan akan diterima. Para leksikografer dengan hati-hati mengevaluasi setiap saran berdasarkan penggunaannya, popularitas, dan relevansi budaya. Mereka juga mempertimbangkan apakah kata tersebut sudah diakui secara luas dan digunakan oleh penutur asli atau jika itu hanya istilah khusus atau sementara.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *