Cara Mengekalkan Bunga dengan Menekan

Menekan bunga adalah kaedah yang mudah dan tradisional untuk menyimpan kecantikan mereka. Untuk menekan bunga, mulakan dengan memilih bunga segar dengan warna yang mencolok. Kemudian, hilangkan kelebihan kelembapan dari bunga-bunga tersebut dengan meletakkannya di antara dua lembaran kertas penyerap atau tisu. Kemudian, dengan berhati-hati, letakkan bunga-bunga tersebut di dalam sebuah buku berat atau alat penekan bunga. Gunakan tekanan dengan menambahkan lebih banyak buku atau menggunakan alat penekan bunga. Biarkan bunga-bunga itu ditekan selama beberapa minggu, memeriksa secara berkala kekeringan. Setelah bunga-bunga itu benar-benar kering, mereka boleh digunakan untuk pelbagai kerajinan atau dipamerkan sebagai kenang-kenangan yang indah.


Pepatah umum mengatakan bahwa berlian adalah teman terdekat seorang wanita. Namun, ketika berbicara tentang membuat seseorang merasa istimewa, bunga tidak kalah penting. Siapa yang tidak menghargai menerima karangan bunga mawar di hari ulang tahun atau Hari Valentine?

Bunga segar telah menjadi dekorasi yang dicintai selama berabad-abad. Selalu menyenangkan membawa sesuatu yang indah dari alam ke dalam ruangan, di mana warna dan harumnya dapat memperindah setiap lingkungan.

Sayangnya, bunga segar layu dan mati dengan cepat. Jika hanya ada cara untuk menangkap dan mempertahankan keindahan mereka. Jika Anda pernah menekan bunga sebelumnya, Anda mungkin berpikir, “Ada cara untuk melakukannya!”

Menekan bunga untuk melestarikannya telah menjadi metode populer selama ribuan tahun. Ilmuwan telah menemukan bukti bunga yang ditekan dari berbagai peradaban kuno, termasuk Mesir, Romawi, dan Yunani.

Botanis awal mengembangkan teknik menekan bunga dan tanaman sehingga mereka dapat membawa pulang beberapa spesimen dari perjalanan mereka ke alam liar untuk studi dan analisis di kemudian hari. Misalnya, bahkan Meriwether Lewis menyempatkan waktu untuk menekan spesimen bunga dan tanaman yang ditemukannya selama perjalanan lintas negara terkenalnya dengan William Clark.

Menekan bunga adalah hobi populer di Inggris era Victoria. Sebenarnya, banyak orang mengaitkan bunga yang ditekan dengan periode tersebut. Namun, menekan bunga tetap populer hingga saat ini. Di Jepang, misalnya, Oshibana adalah bentuk seni yang disukai yang melibatkan menekan berbagai bunga bersama untuk menciptakan gambar lengkap.

Botanis menemukan sejak awal bahwa menekan bunga adalah cara sederhana untuk melestarikannya tanpa menggunakan bahan kimia. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memetik bunga dan tanaman ketika mereka masih segar. Letakkan sampel bunga atau tanaman di antara dua lembar kertas di dalam sebuah buku besar, dan letakkan beban, seperti buku tambahan, di atasnya untuk memberikan tekanan yang merata dan konstan pada sampel yang ditekan. Dalam waktu dua hingga tiga minggu, sampel-sampel akan benar-benar kering dan siap untuk ditempatkan di album atau digunakan untuk kerajinan.

Kunci keberhasilan menekan bunga adalah mengeringkan bunga sebanyak mungkin dengan cepat. Kertas penyerap umum yang digunakan untuk mempercepat proses pengeringan termasuk koran, kertas blotting, kertas printer, dan karton polos.

Ahli menyarankan untuk tidak menggunakan kertas berlapis lilin (karena menahan kelembaban) dan tisu ber tekstur atau saringan kopi (karena dapat meninggalkan bekas pada kelopak yang sensitif). Bagi mereka yang tidak ingin menunggu dua hingga tiga minggu, teknik pengeringan lanjutan yang melibatkan menyetrika atau memasak bunga sebelum menekan telah dikembangkan.

Individu yang menekan bunga di rumah dapat mencapai hasil yang baik menggunakan koran dan buku-buku lama yang berat. Namun, botanis telah merancang berbagai penekan bunga dan tanaman selama bertahun-tahun.

Beberapa penekan terdiri dari papan datar besar yang dapat dikencangkan di sekitar sampel menggunakan tali yang dapat disesuaikan. Yang lain mungkin menggunakan baut dan sekrup alih-alih tali untuk memberikan tekanan yang stabil dan merata yang diinginkan.

Cobalah Sendiri

Apakah Anda siap untuk lebih mendalami seni melestarikan bunga? Pastikan untuk menjelajahi kegiatan-kegiatan berikut dengan teman atau anggota keluarga:

Lewis dan Clark, penjelajah terkenal yang sedang dalam perjalanan ke Pacific Northwest, menghadapi banyak tantangan dalam perjalanan mereka. Meskipun kesulitan ini, Meriwether Lewis meluangkan waktu untuk mengumpulkan dan menekan spesimen tanaman untuk studi lebih lanjut. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang Plant Press Lewis dengan mengunjungi platform online mereka.

Pada usia 14 tahun, penyair terkenal Emily Dickinson menciptakan herbariumnya sendiri, sebuah buku buatan sendiri yang berisi sekitar 400 spesimen tanaman yang ditekan. Universitas Harvard telah mendigitalisasi herbarium Emily Dickinson, dan Anda dapat menjelajahinya secara online. Kemungkinan bukunya menjadi inspirasi bagi puisinya.

Jika Anda menyukai hiking dan sering menemukan tanaman dan bunga yang ingin Anda simpan untuk kerajinan masa depan, penting untuk tidak hanya memasukkannya ke dalam saku Anda. Sebaliknya, Anda dapat belajar cara membuat Pocket Flower Press sendiri secara online. Ingat, Anda akan membutuhkan bantuan dari teman dewasa atau anggota keluarga. Bawa press baru Anda saat berjalan-jalan di alam untuk mengumpulkan sampel tanaman dan bunga untuk ditekan di rumah.

Untuk informasi dan sumber daya tambahan, Anda dapat merujuk ke sumber-sumber berikut:

– http://www.gardenguides.com/130787-history-pressed-flowers.html

– http://www.theartistandthegardener.com/histperspect.html

– http://www.bhg.com/gardening/design/projects/make-pressed-flowers/

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *