Bagaimana Tumbuhan Menghasilkan Buah dan Sayuran?

Pernahkah Anda melihat dengan seksama berbagai buah segar dan sayuran yang tersedia di sebagian besar toko kelontong? Di sebelah lorong makanan kaleng dan kemasan, toko kelontong biasanya memiliki bagian produk pertanian yang besar dengan berbagai pilihan, mulai dari apel hingga zukini.

Jika Anda seperti kebanyakan anak-anak, Anda mungkin menikmati berbagai macam buah. Baik itu irisan apel, semangka yang juicy, jeruk yang lezat, atau nanas yang lezat, ada buah untuk memuaskan setiap selera manis.

Ada juga banyak sayuran lezat yang bisa dipilih, meskipun beberapa anak mungkin tidak terlalu menyukainya. Meskipun kubis Brussels dan brokoli bukan makanan favorit Anda, kami yakin kentang bisa membuat Anda tersenyum.

Keanekaragaman buah dan sayuran yang mengesankan ini karena satu fakta sederhana: mereka berasal dari tumbuhan! Karena buah dan sayuran berasal dari tumbuhan, wajar jika kita bertanya-tanya bagaimana perbedaan antara keduanya.

Buah mengandung biji dan berkembang dari ovarium tanaman berbunga. Langkah pertama dalam produksi buah adalah penyerbukan. Pohon dan tanaman buah menghasilkan bunga, dan serbuk sari menyebar dari satu bunga ke bunga lainnya oleh lebah, kelelawar, burung, dan bahkan angin.

Ini mengarah ke langkah kedua, pembuahan, yang menghasilkan biji yang telah dibuahi di dalam ovarium bunga. Mahkota bunga kemudian rontok, meninggalkan buah yang belum matang dan mulai tumbuh.

Di dalam ovarium, biji menghasilkan hormon yang menyebabkan sel-sel dinding ovarium berkembang, memperluas, dan menebal. Sepanjang musim tumbuh, tanaman “ibu” menerima sinar matahari, air, dan nutrisi dari tanah untuk mendukung pertumbuhannya, yang pada gilirannya membantu buah yang belum matang tumbuh lebih besar.

Pada akhirnya, buah mengeluarkan hormon yang disebut etilena, yang menandakan proses pematangan. Etilena memicu pelepasan enzim yang mengubah warna buah dan membuatnya lebih lunak, manis, dan lezat untuk dimakan!

Di sisi lain, sayuran mencakup semua bagian tumbuhan lain yang dapat dimakan, seperti akar (wortel, kentang, dan lobak), umbi (bawang), dan batang (seledri). Sayuran juga dapat mencakup daun (selada, bayam, dan kale), batang (asparagus dan jagung), dan kuncup bunga (brokoli dan kembang kol).

Selain sinar matahari, air, dan suhu yang tepat, tumbuhan memerlukan nutrisi tertentu dari tanah untuk tumbuhnya bagian-bagian sayuran yang berbeda ini. Misalnya, perkembangan akar bergantung pada kalium, daun yang sehat membutuhkan nitrogen, dan perkembangan bunga bergantung pada fosfor.

Membentuk buah dan sayuran memerlukan banyak usaha, dan Wonders of the Day ini hanya sebagian kecil! Di kesempatan berikutnya ketika Anda berada di toko kelontong, cobalah membayangkan bagaimana buah dan sayuran di bagian produk pertanian terlihat ketika mereka tumbuh sebagai tumbuhan!

Coba Lakukan

Merasa lapar? Saatnya untuk melakukan kegiatan menyenangkan berikut dengan teman atau anggota keluarga:

  • Jemput rakan dewasa atau ahli keluarga untuk menemani anda ke pasar raya tempatan. Lihatlah pelbagai jenis buah-buahan segar dan sayur-sayuran yang boleh dibeli. Pilihlah beberapa buah dan sayur untuk dibeli, kemudian bawak pulang untuk menyediakan makan malam yang sedap dengan pencuci mulut!
  • Jika anda mempunyai anak-anak kecil, anda boleh melawat Pusat Pengajaran PNC Grow Up Great dan meneroka aktiviti seperti “Bahagian Tumbuhan yang Kita Makan” dan “Di Mana Buah-Buahan Tumbuh?”
  • Ingatlah untuk makan sayur-sayuran! Ini adalah pepatah yang biasa didengari oleh ramai kanak-kanak semasa waktu makan malam. Jika anda tidak menganggap sayur-sayuran sedap, mungkin anda perlu mencari cara untuk membuat mereka lebih menarik. Anda boleh melihat Resipi Sayur Kanak-Kanak dalam talian untuk beberapa resipi yang sedap yang pasti akan menjadikan sayur-sayuran makanan kegemaran anda yang baru!
  • Anda bersedia untuk cabaran? Anda boleh menyaksikan tumbuhan tumbuh menjadi sayur-sayuran atau buah-buahan di rumah sendiri! Pelajari cara menanam makanan menggunakan bekas dengan melihat Wonder of the Day #17. Ia akan menjadi pengalaman yang menyeronokkan untuk memantau pertumbuhan tumbuhan dan akhirnya menikmati hasil usaha anda!

Sumber untuk Bacaan Lanjut

  • http://plantphys.info/plants_human/fruittype.shtml
  • http://plantphys.info/plants_human/fruitgrowripe.shtml
  • http://www.livescience.com/33991-difference-fruits-vegetables.html
  • http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-blog/fruit-vegetable-difference/bgp-20056141
  • http://homeguides.sfgate.com/flowers-become-fruit-58733.html
  • http://edis.ifas.ufl.edu/pdffiles/4h/4H36000.pdf

1. Bagaimana tumbuhan menghasilkan buah dan sayur?

Tumbuhan menghasilkan buah dan sayur melalui proses yang disebut penyerbukan. Penyerbukan terjadi ketika serbuk sari dari bagian jantan bunga (sari) ditransfer ke bagian betina bunga lain (putik). Ini dapat terjadi melalui angin, serangga, burung, atau hewan lain. Setelah serbuk sari mencapai putik, ia membuahi sel telur, yang kemudian berkembang menjadi biji. Jaringan sekitar bunga, seperti bakal buah, membengkak dan menjadi buah. Dalam beberapa kasus, buah adalah bakal buah yang matang itu sendiri, sedangkan dalam kasus lain, ia juga dapat mencakup bagian lain dari bunga. Biji di dalam buah sangat penting untuk reproduksi dan penyebaran tumbuhan.

2. Apa tujuan buah dan sayur bagi tumbuhan?

Buah dan sayur berfungsi sebagai sarana penyebaran biji bagi tumbuhan. Ketika hewan memakan buah, mereka juga mengonsumsi bijinya. Bijibiji ini kemudian dikeluarkan atau tersebar di tempat lain, memungkinkan tumbuhan baru tumbuh di daerah yang berbeda. Proses ini membantu tumbuhan mengkolonisasi habitat baru dan meningkatkan peluang kelangsungan hidup mereka. Selain itu, buah dan sayur menarik hewan dengan warna-warni cerah dan rasa manis atau bergizi, yang membantu dalam proses penyerbukan. Oleh karena itu, tujuan buah dan sayur adalah untuk memastikan reproduksi dan kelangsungan hidup tumbuhan.

3. Bagaimana tumbuhan menentukan ukuran dan bentuk buah dan sayur mereka?

Ukuran dan bentuk buah dan sayur ditentukan oleh kombinasi faktor genetik dan kondisi lingkungan. Faktor genetik mengontrol struktur dan perkembangan keseluruhan tumbuhan, termasuk ukuran dan bentuk buahnya. Kondisi lingkungan seperti suhu, cahaya, air, dan nutrisi juga memainkan peran dalam perkembangan buah dan sayur. Misalnya, tumbuhan yang menerima sinar matahari dan air yang cukup cenderung menghasilkan buah yang lebih besar. Begitu pula, nutrisi tertentu seperti kalium dan kalsium dapat mempengaruhi ukuran dan bentuk buah. Namun, penting untuk dicatat bahwa setiap spesies tumbuhan memiliki ukuran dan bentuk buah dan sayur yang khas, yang ditentukan oleh komposisi genetiknya.

4. Apa saja jenis buah dan sayur yang berbeda?

Ada berbagai jenis buah dan sayur, masing-masing diklasifikasikan berdasarkan karakteristiknya. Buah dapat dikategorikan sebagai buah berdaging, seperti apel dan jeruk, yang memiliki bagian dalam yang lembut dan berair, atau buah kering, seperti kacang-kacangan dan bijibijian, yang memiliki cangkang luar yang keras. Dalam kategori buah berdaging, ada klasifikasi lebih lanjut seperti buah beri, buah drupe, dan buah pome. Sayuran, di sisi lain, diklasifikasikan berdasarkan bagian tanaman yang dapat dimakan. Misalnya, sayuran daun termasuk selada dan bayam, sayuran akar termasuk wortel dan kentang, dan sayuran umbi termasuk bawang dan bawang putih. Setiap jenis buah atau sayur memiliki karakteristik unik dan nilai gizi sendiri.

5. Apakah tumbuhan dapat menghasilkan buah dan sayur tanpa penyerbukan?

Dalam kebanyakan kasus, tumbuhan membutuhkan penyerbukan untuk menghasilkan buah dan sayur. Penyerbukan diperlukan untuk pembuahan sel telur, yang mengarah pada perkembangan biji dan pembentukan buah. Namun, ada beberapa tumbuhan yang dapat melakukan penyerbukan sendiri, artinya mereka dapat mentransfer serbuk sari dari bagian jantan ke bagian betina dari bunga yang sama atau tanaman yang sama. Ini memungkinkan mereka menghasilkan buah dan sayur tanpa memerlukan penyerbuk eksternal. Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan sendiri termasuk tomat, paprika, dan kacang-kacangan. Namun, bahkan pada tanaman yang melakukan penyerbukan sendiri, penyerbukan tetap penting untuk keragaman genetik dan kelangsungan hidup jangka panjang spesies tersebut.

6. Berapa lama waktu yang diperlukan bagi tumbuhan untuk menghasilkan buah dan sayur?

Waktu yang diperlukan bagi tumbuhan untuk menghasilkan buah dan sayur bervariasi tergantung pada spesies tumbuhan dan kondisi lingkungan. Beberapa tumbuhan dapat menghasilkan buah dalam beberapa minggu, sementara yang lain mungkin memakan waktu beberapa bulan. Faktor-faktor seperti suhu, cahaya, air, dan nutrisi dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Selain itu, beberapa buah dan sayur memiliki persyaratan pertumbuhan tertentu. Misalnya, tomat biasanya membutuhkan 60-80 hari untuk menghasilkan buah matang, sementara semangka dapat membutuhkan waktu 80-100 hari. Penting bagi penanam dan petani untuk memahami kebutuhan spesifik setiap tanaman untuk memastikan pertumbuhan dan produksi buah yang optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *