Apa itu Buku Hijau?

Green Book adalah panduan perjalanan bagi orang Afrika Amerika selama era Jim Crow di Amerika Serikat. Itu diterbitkan dari tahun 1936 hingga 1966 oleh Victor H. Green dan memberikan informasi tentang tempat-tempat aman, seperti hotel, restoran, dan pompa bensin, di mana wisatawan kulit hitam dapat tinggal atau mengunjungi tanpa menghadapi diskriminasi atau bahaya. Buku ini sangat penting bagi orang Afrika Amerika yang menghadapi segregasi dan kekerasan rasial saat bepergian. Buku ini memainkan peran penting dalam mempromosikan bisnis milik orang kulit hitam dan mendukung gerakan hak sipil. Green Book adalah bukti ketahanan dan kecerdikan orang Afrika Amerika selama masa sulit dalam sejarah Amerika.


Automobil merevolusi dunia, memberikan orang kebebasan baru untuk bepergian ke mana pun dan kapan pun mereka inginkan. Namun, kebebasan ini tidak setara bagi semua orang Amerika, terutama mereka yang berkulit berwarna.

Pada awal abad ke-20, ketika semakin banyak orang membeli mobil, perjalanan jalan-jalan menjadi semakin populer. Namun, undang-undang segregasi rasial, yang dikenal sebagai undang-undang Jim Crow, membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan berbahaya bagi orang-orang berkulit berwarna.

Segregasi tidak terbatas hanya di Selatan; itu tersebar luas di seluruh Amerika Serikat. Orang-orang Amerika keturunan Afrika menghadapi diskriminasi dan ditolak akses ke hotel, restoran, dan tempat umum lainnya. Selain itu, munculnya kota-kota senja menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan mereka, karena mereka diingatkan untuk pergi sebelum gelap atau menghadapi kekerasan.

Untuk mengatasi tantangan ini, Victor Hugo Green, seorang pekerja pos dari Harlem, New York City, membuat The Negro Traveler’s Green Book pada tahun 1936. Panduan perjalanan ini mencantumkan bisnis yang menyambut orang Amerika keturunan Afrika, membantu mereka menemukan akomodasi dan tempat-tempat yang aman di sepanjang rute mereka.

Green awalnya fokus pada New York City, menggabungkan pengalaman pribadinya dan masukan dari rekan-rekan pekerja pos kulit hitam. Green Book dengan cepat menjadi populer, meluas hingga mencakup seluruh Amerika Serikat, serta Bermuda, Meksiko, dan Kanada, pada tahun 1949.

Selain Green Book, Green mendirikan Vacation Reservation Service, sebuah biro perjalanan yang menjadwalkan kegiatan di bisnis milik orang keturunan Afrika. Hal ini tidak hanya membantu pelancong berkulit berwarna tetapi juga mempromosikan pengusaha kulit hitam dan usaha mereka.

Meskipun Green Book berhasil, Victor Green berharap suatu hari nanti itu tidak lagi diperlukan. Sayangnya, dia meninggal pada tahun 1960, tetapi istrinya, Alma, melanjutkan publikasinya. Akhirnya, Undang-Undang Hak Sipil tahun 1964 melarang segregasi di Amerika Serikat, tanda langkah signifikan menuju kesetaraan rasial. Akibatnya, edisi terakhir Green Book dicetak pada tahun 1966.

Walaupun perkauman sekarang adalah haram, usaha masih dilakukan untuk memerangi perkauman di semua bidang. Bagaimana anda boleh menyumbang? Salah satu cara adalah memastikan semua individu berasa dialu-alukan di ruang awam. Sekiranya anda menyaksikan perlakuan yang tidak adil, laporkan kepada orang dewasa yang dipercayai. Adalah penting bagi setiap orang memainkan peranan dalam mencipta dunia yang lebih saksama!

Cuba

Cari orang dewasa yang boleh membantu anda mencuba satu atau lebih aktiviti yang tertera di bawah:

  • Pelajari lebih lanjut tentang era Jim Crow. Apa pengetahuan yang anda dapat? Bagaimana undang-undang Jim Crow mempengaruhi kehidupan harian orang? Ringkaskan penemuan anda kepada kawan atau ahli keluarga.
  • Tertanya-tanya tentang lokasi yang tertera dalam Green Book? Terokai peta ini yang memaparkan perniagaan yang tertera dalam edisi Green Book tahun 1947 dan 1956. Adakah anda boleh merancang perjalanan jauh dari lokasi anda ke bandar yang jauh? Di mana anda akan berhenti? Cari bantuan dari kawan atau ahli keluarga untuk merancang pengembaraan ini!
  • Jika seseorang melawat kawasan anda, tempat-tempat apa yang anda akan syorkan mereka lawati? Cipta panduan perjalanan untuk kawasan anda. Cukup lipat beberapa lembar kertas untuk membentuk sebuah buku. Restoran mana yang anda cadangkan? Di mana tempat yang sesuai untuk bermalam? Taman-taman, muzium, atau tarikan lain yang harus mereka teroka? Pastikan untuk menyertakan keterangan ringkas bagi setiap tempat yang disyorkan!

Sumber minat

  • https://www.harlemworldmagazine.com/harlems-victor-hugo-greens-the-green-book/ (capaian 08 April 2020)
  • https://www.blackpast.org/african-american-history/negro-motorist-green-book-1936-1964/ (capaian 08 April 2020)
  • https://nmaahc.si.edu/object/nmaahc_2015.97.42 (capaian 15 April 2020)
  • https://time.com/5457827/green-book-history/ (capaian 08 April 2020)
  • https://www.smithsonianmag.com/smithsonian-institution/history-green-book-african-american-travelers-180958506/ (capaian 08 April 2020)

1. Apa itu Buku Hijau?

Buku Hijau adalah panduan perjalanan yang diterbitkan dari tahun 1936 hingga 1966 untuk para pelancong Afrika-Amerika di Amerika Serikat. Buku ini dibuat oleh Victor Hugo Green, seorang pekerja pos dari Harlem, New York. Buku ini memberikan informasi tentang tempat makan, tidur, dan membeli bensin yang aman, serta tips untuk berkeliling di daerah-daerah dengan segregasi rasial.

2. Bagaimana Buku Hijau membantu para pelancong Afrika-Amerika?

Buku Hijau sangat penting bagi para pelancong Afrika-Amerika pada saat diskriminasi rasial dan segregasi yang meluas. Buku ini memberikan daftar tempat-tempat yang aman dan ramah, mengurangi risiko terhadap kekerasan rasial atau penolakan pelayanan. Buku ini juga membantu mereka merencanakan perjalanan dan berkeliling di daerah-daerah di mana mereka mungkin menghadapi diskriminasi.

3. Mengapa Buku Hijau diperlukan?

Buku Hijau diperlukan karena orang-orang Afrika-Amerika menghadapi diskriminasi dan segregasi yang meluas pada pertengahan abad ke-20. Mereka sering mengalami kesulitan menemukan tempat penginapan, restoran, dan pompa bensin yang mau melayani mereka. Buku Hijau menjadi sumber informasi bagi para pelancong Afrika-Amerika untuk menemukan tempat-tempat yang aman dan ramah, memungkinkan mereka bepergian dengan lebih mudah dan percaya diri.

4. Kapan Buku Hijau berhenti diterbitkan?

Buku Hijau diterbitkan dari tahun 1936 hingga 1966. Penerbitannya dihentikan tidak lama setelah disahkannya Undang-Undang Hak-Hak Sipil tahun 1964, yang melarang segregasi rasial dan diskriminasi. Dengan adanya undang-undang baru ini, kebutuhan akan panduan perjalanan terpisah bagi orang-orang Afrika-Amerika berkurang, karena mereka secara hukum diberikan hak yang sama dan akses ke akomodasi umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *