Apa Itu Tujuh Keajaiban Dunia Baru?

Tujuh Keajaiban Dunia Baru adalah senarai tujuh landmark yang menakjubkan yang dipilih melalui undian global. Keajaiban-keajaiban ini termasuk Tembok Besar China, Petra di Jordan, Kristus Penebus di Brazil, Machu Picchu di Peru, Chichen Itza di Mexico, Kolosseum di Itali, dan Taj Mahal di India. Situs-situs ikonik ini dipilih kerana kepentingan budaya, sejarah, dan keajaiban senibina mereka. Mereka menarik jutaan pengunjung setiap tahun dan terus menginspirasi kekaguman dan keajaiban. Tujuh Keajaiban Dunia Baru memperlihatkan pencapaian-pencapaian luar biasa peradaban manusia dan menjadi saksi kepada kecerdikan dan kreativiti kita.


Anda pernah terpesona dengan bangunan, patung, atau kota? Sepanjang sejarah, manusia telah menciptakan struktur yang luar biasa yang sekarang dikenal sebagai Keajaiban Dunia.

Di sini di Wonderopolis, kami sangat menghargai keajaiban dan menghabiskan banyak waktu untuk mempelajarinya. Itulah mengapa kami senang mengetahui tentang tujuh Keajaiban Dunia baru.

Tunggu sebentar, Anda mungkin berpikir. Apakah keajaiban baru ini berarti mereka baru saja dibangun? Yah, tidak tepatnya. Istilah “baru” hanya mengacu pada fakta bahwa mereka berbeda dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Sebenarnya, keajaiban baru ini bisa saja dibangun kapan saja sebelum tahun 2000.

Tentu saja, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh struktur ini. Mereka harus dibangun oleh manusia dan memiliki nilai seni atau arsitektur. Selain itu, mereka harus terawat dengan baik. Setelah 600 juta suara, Tujuh Keajaiban Dunia Baru secara resmi diumumkan pada tahun 2007. Mereka adalah Machu Picchu, Chichen Itza, Petra, Taj Mahal, Kolosseum Romawi, Tembok Besar China, dan Patung Kristus Penebus. Apakah Anda ingin belajar lebih banyak tentang keajaiban ini?

Machu Picchu, juga dikenal sebagai “kota batu,” dibangun oleh suku Inca pada abad ke-15. Kota ini dipahat di pegunungan, dan semua bangunannya terbuat dari batu. Dipercaya bahwa Suku Inca mungkin telah menggunakan Machu Picchu untuk berbagai tujuan, termasuk sebagai tempat beristirahat bagi kerajaan. Saat ini, kota ini tetap terisolasi di Pegunungan Andes Peru.

Chichen Itza, yang dibangun oleh suku Maya pada abad ke-7, terus menarik pengunjung di apa yang sekarang menjadi Meksiko. Kota ini memiliki El Castillo, sebuah piramida dengan 365 anak tangga. Apakah angka itu terdengar akrab? Anda mungkin tahu bahwa ada 365 hari dalam kalender surya. Menariknya, Kalender Maya juga memiliki 365 hari, itulah mengapa anak tangga dirancang seperti itu. Chichen Itza juga memiliki lapangan bola terbesar di Amerika, di mana suku Maya bermain bentuk primitif bola basket.

Kota kuno Petra terletak di Yordania saat ini. Seperti Machu Picchu, sebagian besar Petra dipahat dari batu. Struktur batu pasir kota ini, termasuk Gedung Perbendaharaan yang ikonik, masih berdiri hingga saat ini. Dahulu menjadi pusat perdagangan yang ramai, Petra kini telah menjadi tujuan wisata populer.

Taj Mahal di India menarik lebih dari tiga juta pengunjung setiap tahunnya. Namanya berarti “Mahkota Istana.” Pembangunan bangunan megah ini memakan waktu 22 tahun, sesuai perintah Shah Jahan. Setelah mengalami kerusakan yang luas selama bertahun-tahun, bangunan ini direstorasi pada akhir abad ke-19.

Kolosseum Romawi, landmark ikonik, juga masuk dalam daftar tersebut. Ini adalah tempat di mana orang Romawi berkumpul untuk menyaksikan perburuan binatang liar, pertandingan gladiator, dan pertempuran laut simulasi. Pada puncaknya, Kolosseum dapat menampung lebih dari 50.000 penonton. Meskipun sudah dua kali tersambar petir dan rusak akibat gempa bumi dan kebakaran, Kolosseum tetap terbuka untuk pengunjung.

Tembok Besar China membentang setidaknya 5.500 mil, tetapi panjangnya yang sebenarnya masih belum diketahui. Beberapa perkiraan menunjukkan bahwa panjangnya bisa mencapai 13.170 mil! Dibangun selama Dinasti Ming, ini adalah struktur buatan manusia terpanjang dalam sejarah. Tujuan tembok ini adalah untuk memberikan perlindungan, meskipun tidak terbukti efektif melawan banyak serangan. Saat ini, pengunjung dapat berjalan di sepanjang tembok tersebut, yang terletak di ketinggian di atas tanah.

Patung Kristus Penebus: Keajaiban Arsitektur Modern

Patung Kristus Penebus adalah sebuah karya masterpiece yang luar biasa dan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru. Dibangun sesaat setelah Perang Dunia I, patung ini dengan bangga berdiri tegak di Rio de Janeiro, Brasil. Dengan tinggi 98 kaki, tidak termasuk alasnya yang tinggi 26 kaki, patung ini mendominasi langit.

Apakah ada keajaiban lain yang perlu ditambahkan ke dalam daftar bergengsi ini? Struktur lain yang pantas mendapatkan pengakuan? Stonehenge? Patung Liberty? Mungkin juga Opera House Sydney? Pilihan-pilihan ini tak terbatas, karena ada banyak struktur luar biasa yang patut dipertimbangkan.

Bergabunglah dalam Keajaiban

Lanjutkan eksplorasi keajaiban dengan kegiatan-kegiatan menarik ini! Ingatlah untuk mencari bantuan dari orang dewasa atau anggota keluarga yang terpercaya.

  • Temukan Tujuh Keajaiban Dunia Baru! Yang mana yang paling menarik bagi Anda? Jelaskan pilihan Anda dalam satu paragraf yang baik.
  • Manakah dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru yang menarik minat Anda? Buatlah daftar pertanyaan dan cari bantuan dari seorang teman atau anggota keluarga untuk mencari jawabannya.
  • Bayangkan diri Anda sebagai anggota komite yang bertanggung jawab dalam memilih Tujuh Keajaiban Dunia Baru yang terbaru. Struktur arsitektur mana yang akan Anda advokasi? Justifikasi pilihan Anda dalam satu paragraf dan terlibatlah dalam diskusi dengan seorang teman atau anggota keluarga.

Referensi:

  • https://www.britannica.com/list/new-seven-wonders-of-the-world (diakses 07 Mei 2019)
  • https://about.new7wonders.com/new7wonders-project-history/criteria-for-candidacy-rules/ (diakses 07 Mei 2019)
  • https://www.nytimes.com/2017/12/01/travel/the-new-seven-wonders-of-the-world.html (diakses 07 Mei 2019)

1. Apakah Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru?

Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru adalah senarai tujuh struktur atau mercu tanda yang menakjubkan yang dipilih melalui undian global yang dijalankan oleh Yayasan New7Wonders. Senarai ini termasuk Tembok Besar China, Petra di Jordan, Patung Kristus Penebus di Brazil, Machu Picchu di Peru, Chichen Itza di Mexico, Kolosseum di Itali, dan Taj Mahal di India.

2. Bagaimana Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru dipilih?

Yayasan New7Wonders melancarkan kempen global pada tahun 2000 untuk mengenal pasti Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru. Orang dari seluruh dunia boleh mengundi untuk mercu tanda kegemaran mereka secara dalam talian atau melalui telefon. Selepas proses pemilihan yang ketat, tujuh keajaiban terakhir diumumkan pada 7 Julai 2007.

3. Mengapa struktur ini dipilih sebagai Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru?

Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru dipilih berdasarkan kepentingan budaya, sejarah, dan kegemilangan senibina mereka. Struktur-struktur ini mewakili warisan kaya dan kepelbagaian peradaban manusia. Pemilihan ini bertujuan untuk mempromosikan kesedaran budaya dan penghargaan terhadap mercu tanda yang megah ini.

4. Adakah Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru sama dengan Tujuh Keajaiban asal?

Tidak, Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru berbeza dengan Tujuh Keajaiban asal. Tujuh Keajaiban asal adalah struktur-struktur kuno, kebanyakan daripadanya tidak lagi wujud. Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru dipilih untuk menyorot keajaiban dunia moden dan untuk mencipta senarai baru yang mencerminkan warisan global semasa.

5. Bolehkah saya melawat Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru?

Ya, semua Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru terbuka untuk pengunjung. Mereka adalah destinasi pelancongan yang popular dan menarik jutaan pengunjung setiap tahun. Walau bagaimanapun, penting untuk memeriksa keperluan kemasukan dan sekatan perjalanan yang khusus untuk setiap lokasi sebelum merancang kunjungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *