Mengapa Kanada Tidak Membeli Alaska?

Kanada tidak membeli Alaska kerana pada masa pembelian pada tahun 1867, Alaska bukanlah sebahagian daripada Kanada. Ia adalah wilayah Russia. Kerajaan Russia menawarkan untuk menjual Alaska kepada Amerika Syarikat kerana masalah kewangan dan potensi konflik dengan Britain di kawasan tersebut. Amerika Syarikat melihat pembelian ini sebagai peluang untuk memperluas wilayahnya dan mendapatkan akses kepada sumber-sumber berharga. Kanada, sebagai koloni British yang berasingan pada masa itu, tidak mempunyai kuasa atau sumber untuk membuat pembelian seperti itu. Oleh itu, Kanada tidak membeli Alaska.


Topik menarik hari ini berkisar pada negara bagian terbesar di Amerika Serikat, Alaska. Dengan fitur-fitur impresif seperti lebih dari 100 gunung berapi, 3.000 sungai, dan 3.000.000 danau, Alaska juga dikenal karena hari dan malam yang panjang yang bisa berlangsung selama berbulan-bulan, serta menjadi lokasi utama untuk menyaksikan Aurora Borealis. Jika Anda belum menebaknya, kami memang merujuk pada Alaska!

Saat melihat peta Amerika Serikat, mungkin tidak terlihat dengan jelas di mana Alaska berada. Mengapa? Karena Alaska tidak berbatasan dengan negara bagian mana pun. Sebenarnya, negara Kanada berada di antara negara bagian paling utara ini dan bagian lain Amerika Serikat.

Anda mungkin mulai bertanya-tanya – bagaimana Alaska menjadi bagian dari Amerika Serikat? Banyak yang tahu bahwa Amerika Serikat memperoleh Alaska dari Rusia pada tahun 1867. Akuisisi ini sering disebut sebagai Keanehan Seward. Namun, mengapa Rusia menjual Alaska kepada Amerika Serikat daripada Kanada membelinya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus kembali ke tahun 1741 ketika Rusia mengklaim Alaska sebagai wilayahnya. Selama beberapa tahun berikutnya, koloni Rusia didirikan di seluruh Alaska, dan sumber daya alam yang melimpah di wilayah ini, terutama bulu binatang, dieksploitasi. Hal ini menyebabkan industri perdagangan bulu yang makmur, yang akhirnya menyebabkan hampir habisnya populasi berang-berang di Alaska.

Pada periode yang sama ini, kekuatan lain mulai menguat di sisi lain Amerika Utara. Anda mungkin sudah mengenal koloni Inggris yang kemudian menjadi Amerika Serikat, tetapi Inggris juga mendirikan pemukiman di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Kanada. Pemukiman-pemukiman ini terletak di daerah seperti Newfoundland, Nova Scotia, dan Teluk Hudson.

Pada abad ke-19, Rusia dan Britania Raya mendapati diri mereka dalam konflik di berbagai front. Terutama, kedua negara mencoba memperluas pengaruh mereka di Samudra Pasifik dan juga berada di pihak berlawanan dalam Perang Krim, konflik berdarah pada masa itu.

Rusia mulai merasakan tekanan ketika baik Britania Raya maupun Amerika Serikat yang baru berdiri memperluas kekuasaan mereka di seluruh Amerika Utara. Ketika perdagangan bulu menurun, Rusia mulai mempertanyakan nilai wilayah Alaska.

Pada periode ini, Rusia mempertimbangkan untuk menjual Alaska. Namun, muncul pertanyaan tentang siapa yang akan menjadi pembelinya. Kanada masih merupakan koloni Britania Raya, dan meskipun kedua wilayah tersebut berbatasan, Rusia ragu untuk menjual Alaska kepada saingannya, Britania Raya. Seperti sejarah menunjukkan, Rusia akhirnya menjual Alaska kepada Amerika Serikat pada tahun 1867. Pada tahun yang sama, Britania Raya mendirikan Dominion Kanada, menjadikan wilayah tersebut semakin dekat untuk menjadi negara sendiri.

Jadi mengapa Kanada tidak membeli Alaska? Ada dua alasan utama. Pertama, pada tahun 1867, Kanada belum ada sebagai negara independen. Kedua, koloni Kanada berada di bawah kendali Britania Raya. Rusia tidak berkeinginan menjual Alaska kepada saingannya.

Setelah mengakuisisi Alaska, Amerika Serikat dan Kanada terlibat dalam perselisihan panjang dan kontroversial tentang lokasi tepat perbatasan Alaska. Akhirnya, perselisihan tersebut diselesaikan, dan perbatasan Alaska sepanjang 1.538 mil dengan Kanada secara resmi ditetapkan. Pada tahun 1959, Alaska resmi menjadi negara bagian ke-49 Amerika Serikat.

Apakah Anda tinggal di Alaska? Pernahkah Anda memiliki kesempatan untuk mengunjunginya? Selain menjadi negara bagian terbesar di Amerika Serikat, banyak yang menganggapnya sebagai yang paling indah. Dari gletser dan pegunungan yang megah hingga hutan lebatnya, Alaska menawarkan banyak pemandangan yang memukau. Jika Anda memiliki semangat untuk menjelajahi alam bebas yang indah, Alaska mungkin menjadi negara bagian yang sempurna untuk Anda!

Cuba-cuba

Minta bantuan orang dewasa untuk meneroka aktiviti-aktiviti yang disebutkan di bawah.

  • Minat untuk mengetahui lebih lanjut tentang Alaska? Lihatlah Sudut Kanak-Kanak Alaska. Kemudian, cipta poster yang boleh mendidik orang tentang negeri terbesar di Amerika Syarikat. Apa fakta menarik tentang Alaska yang akan kamu masukkan? Setelah selesai, kongsi poster kamu dengan rakan atau ahli keluarga.
  • Lihatlah gambar-gambar Alaska ini. Adakah kamu ingin melawat Alaska? Tulis surat atau emel kepada rakan atau ahli keluarga dan terangkan alasan-alasan kamu untuk mahu melawat atau tidak.
  • Minta kawan atau ahli keluarga untuk membantu kamu mencari peta kawasan kamu. Mungkin kamu mempunyai peta fizikal, atau kamu boleh mencarinya dalam talian. Bolehkah kamu mencari negara kamu? Bagaimana dengan bandar kamu? Bagaimana kamu fikir sempadan di sekeliling kawasan kamu ditentukan? Adakah mereka seiring dengan ciri-ciri geografi, atau dibuat oleh manusia?

Sumber-Sumber Keajaiban

  • https://history.howstuffworks.com/american-history/why-didnt-russia-sell-alaska-to-canada.htm (capaian pada 05 Feb. 2020)
  • https://www.history.com/news/canada-independence-from-britain-france-war-of-1812 (capaian pada 05 Feb. 2020)
  • https://www.britannica.com/place/Alaska/Land (capaian pada 05 Feb. 2020)
  • https://matadornetwork.com/notebook/15-surprising-facts-alaska/ (capaian pada 05 Feb. 2020)

1. Mengapa Kanada tidak membeli Alaska?

Kanada tidak membeli Alaska karena wilayah tersebut sudah dimiliki oleh Rusia saat itu. Pada tahun 1867, Amerika Serikat membeli Alaska dari Rusia dengan harga $7,2 juta. Kanada, sebagai koloni Inggris, tidak memiliki kewenangan atau sarana keuangan untuk melakukan akuisisi sebesar itu. Selain itu, tidak ada insentif strategis atau ekonomi bagi Kanada untuk membeli Alaska, karena wilayah tersebut dianggap terpencil dan sebagian besar tidak berpenghuni.

2. Apakah Kanada pernah tertarik untuk membeli Alaska?

Tidak ada bukti sejarah yang menunjukkan bahwa Kanada memiliki minat serius untuk membeli Alaska. Pada saat pembelian Alaska pada tahun 1867, Kanada fokus pada ekspansi wilayahnya sendiri dan penyelesaian Jalur Kereta Api Pasifik Kanada. Ide untuk mengakuisisi Alaska tidak masuk dalam agenda para politisi atau pembuat kebijakan Kanada.

3. Bagaimana Amerika Serikat memperoleh Alaska dari Rusia?

Amerika Serikat memperoleh Alaska dari Rusia melalui pembelian yang dikenal sebagai Pembelian Alaska. Pada tahun 1867, Sekretaris Negara William H. Seward bernegosiasi pembelian tersebut dengan Menteri Rusia untuk Amerika Serikat, Eduard de Stoeckl. Perjanjian tersebut, yang diratifikasi oleh Senat Amerika Serikat, melibatkan pembayaran sebesar $7,2 juta dalam bentuk koin emas kepada Rusia. Pembelian ini kontroversial pada saat itu, dengan para kritikus menyebut Alaska sebagai “Bodohnya Seward” karena dianggap tidak berharga.

4. Apa alasan di balik pembelian Alaska oleh Amerika Serikat?

Amerika Serikat memiliki beberapa alasan untuk membeli Alaska. Salah satu motivasi utama adalah untuk menjaga kepentingan Amerika di wilayah tersebut dan mencegah adanya kehadiran kekuatan Eropa potensial di Amerika Utara. Selain itu, terdapat rumor tentang sumber daya berharga, seperti emas, di Alaska, yang lebih memperkuat keinginan untuk mengakuisisi wilayah tersebut. Terakhir, pemerintah Amerika Serikat melihat pembelian ini sebagai kesempatan untuk memperluas wilayahnya dan memperluas pengaruhnya di Pasifik.

5. Apa dampak yang ditimbulkan oleh pembelian Alaska terhadap Kanada?

Pembelian Alaska tidak memiliki dampak langsung terhadap Kanada. Pada saat itu, Kanada fokus pada ekspansi wilayahnya sendiri dan upaya pembangunan negara. Namun, pembelian ini memastikan adanya perbatasan baru antara Kanada dan Amerika Serikat, karena Alaska menjadi wilayah Amerika. Perbatasan ini kemudian menjadi subjek perundingan dan sengketa, terutama pada masa Demam Emas Yukon. Secara keseluruhan, pembelian Alaska tidak secara signifikan mengubah arah atau ambisi wilayah Kanada.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *