Siapakah Mother Teresa?

Ibu Teresa, lahir Anjezë Gonxhe Bojaxhiu, adalah seorang biarawati dan misionaris Katolik Roma Albania-India. Beliau mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang miskin, sakit, dan sekarat di kawasan kumuh Kolkata, India. Ibu Teresa mendirikan Misionaris Kasih, sebuah kongregasi agama yang memberikan perawatan bagi mereka yang membutuhkan. Tindakan belas kasih dan cinta tanpa pamrihnya mendapatkan pengakuan di seluruh dunia dan memenangkan Penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 1979. Warisan Ibu Teresa terus menginspirasi orang-orang untuk melayani sesama dan membuat perbedaan di dunia. Beliau diingat sebagai simbol belas kasihan dan kemanusiaan.


Banyak dari teman-teman kami di Wonder telah belajar tentang membantu orang lain. Anda mungkin sudah familiar dengan konsep relawan. Mungkin Anda bahkan sudah membaca tentang organisasi seperti Peace Corps. Wonder of the Day hari ini didedikasikan untuk seseorang yang mendedikasikan hidupnya untuk meningkatkan kehidupan orang lain. Dia adalah seorang biarawati, seorang guru, dan seorang misionaris. Siapa yang kami maksud? Tentu saja Mother Teresa!

Siapakah Mother Teresa? Ia lahir pada tanggal 26 Agustus 1910, dengan nama Agnes Gonxha Bojaxhiu. Saat ia tumbuh dewasa di Yugoslavia (sekarang Makedonia), ia menganut agama Katolik. Ibunya menanamkan padanya pentingnya selalu membantu orang lain. Hal ini sangat mempengaruhi banyak dari pekerjaan yang Mother Teresa lakukan sebagai orang dewasa.

Ketika ia berusia 12 tahun, Mother Teresa (dikenal sebagai Agnes saat itu) merasakan panggilan. Ia percaya bahwa ia ditakdirkan untuk hidup religius. Enam tahun kemudian, ia pindah ke Irlandia dan bergabung dengan Sisters of Loreto, menjadi seorang biarawati dan mengambil nama Sister Mary Teresa.

Pada tahun 1931, Sister Mary Teresa dikirim ke Kolkata, di mana ia menjadi seorang guru. Pada tahun 1937, ia mengucapkan sumpah terakhirnya dan mengadopsi nama Mother Teresa. Ia mendedikasikan total 17 tahun untuk mengajar, bahkan menjadi kepala sekolahnya. Namun, pada tahun 1948, Mother Teresa meninggalkan sekolah tersebut untuk mengejar panggilan keduanya. Ia percaya bahwa ia ditakdirkan untuk membantu mereka yang hidup dalam kemiskinan ekstrem dan menderita penyakit.

Mother Teresa mendirikan sekolah terbuka untuk anak-anak di Kolkata. Ia kemudian mendirikan sekolah-sekolah tambahan dan sebuah hospis di kota tersebut. Kabar tentang pekerjaannya menyebar ke seluruh dunia, menarik sukarelawan dari berbagai negara. Pada tahun 1950, Mother Teresa mendirikan tarekat religiusnya sendiri yang dikenal sebagai Missionaries of Charity.

Missionaries of Charity berkembang secara global, bertujuan untuk membantu mereka yang hidup dalam kemiskinan. Ordo tersebut mendirikan panti asuhan, rumah perawatan, dan klinik kesehatan. Mother Teresa juga mendirikan sebuah koloni untuk penderita kusta pada tahun 1960-an, diikuti dengan pembukaan Gift of Love di New York City, yang memberikan perawatan bagi mereka yang menderita HIV/AIDS.

Mother Teresa mendapatkan pengakuan yang signifikan atas karyanya. Pada tahun 1965, Paus Paulus VI mengeluarkan dekrit pujian bagi Missionaries of Charity. Ia juga dihormati dengan gelar Jewel of India dan dianugerahi Medali Emas Komite Perdamaian Soviet. Pada tahun 1979, ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian.

Namun, kehidupan Mother Teresa tidaklah tanpa tantangan. Laporan-laporan muncul mengenai kebersihan dan perawatan yang buruk di pusat-pusat yang ia dirikan. Di tahun-tahun terakhirnya, ia juga menggunakan panggung publiknya untuk menyatakan penentangan terhadap perceraian, kontrol kelahiran, dan aborsi, yang beberapa individu tidak setuju, menganggap dukungannya sebagai hal yang berbahaya. Ordo Missionaries of Charity juga menghadapi pemeriksaan, dengan tuduhan penipuan pendanaan dan praktik-praktik yang melanggar hukum lainnya.

Mother Teresa meninggal pada tahun 1997 setelah masa kesehatan yang buruk. Ia dinyatakan sebagai seorang santo Katolik pada tahun 2016. Dalam Katolikisme, santo-santo dihormati sebagai individu yang suci yang diyakini berada di Surga. Di Bumi, mereka menjalani kehidupan yang bermakna yang dijadikan contoh oleh orang lain. Menurut iman Katolik, orang dapat meminta perantaraan para santo dalam doa mereka. Setiap santo ditetapkan hari rayanya, dan St. Mother Teresa dirayakan pada tanggal 5 September.

Bagaimana Anda akan menggambarkan warisan Mother Teresa? Apakah Anda merasa senang membantu orang lain? Melakukan tindakan baik bahkan hanya untuk satu orang dapat memiliki dampak yang signifikan bagi dunia. Luangkan waktu hari ini untuk merenungkan bagaimana Anda dapat berkontribusi untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Cuba Percubaan

Lanjutkan perjalanan pembelajaran anda dengan bantuan rakan atau ahli keluarga dan aktiviti yang disediakan di bawah!

  • Apa tindakan yang boleh anda ambil untuk membantu orang di sekeliling anda? Kanak-kanak mempunyai kuasa untuk memberikan impak yang signifikan! Sama ada membantu rakan dengan kerja rumah mereka atau membantu jiran dengan kerja-kerja rumah mereka, anda mempunyai keupayaan untuk membuat hari seseorang menjadi lebih baik hari ini. Berbincang dengan orang dewasa tentang bagaimana anda boleh memberikan bantuan kepada orang lain. Selepas itu, buat senarai cara di mana anda boleh memulakan.
  • Perluas pengetahuan anda tentang Mother Teresa dengan meneroka koleksi imej ini dari Time. Aspek kehidupan Mother Teresa yang mana yang anda anggap paling menarik? Adakah terdapat sebarang soalan yang masih terbayang dalam fikiran anda? Bincangkan pemikiran anda dengan rakan atau ahli keluarga.
  • Bayangkan anda mempunyai peluang untuk mencalonkan seseorang untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Siapa yang akan anda pilih? Mengapa? Tulis satu perenggan yang menggambarkan individu yang akan anda kemukakan untuk anugerah yang masyhur ini. Ingatlah untuk memberikan sekurang-kurangnya satu alasan yang meyakinkan mengapa mereka layak untuk pencalonan.

Sumber-Sumber Keajaiban

  • https://www.biography.com/religious-figure/mother-teresa (diakses pada 04 Nov. 2020)
  • https://www.nobelprize.org/prizes/peace/1979/teresa/biographical/ (diakses pada 04 Nov. 2020)
  • https://www.britannica.com/biography/Mother-Teresa (diakses pada 04 Nov. 2020)
  • https://www.britannica.com/story/roman-catholic-saints-hallowed-from-the-other-side (diakses pada 04 Nov. 2020)
  • https://www.nytimes.com/2016/08/27/world/asia/mother-teresa-critic.html (diakses pada 04 Nov. 2020)
  • https://learnersdictionary.com/ (diakses pada 04 Nov. 2020)

1. Siapakah Ibu Teresa?

Ibu Teresa, yang dilahirkan sebagai Anjezë Gonxhe Bojaxhiu, adalah seorang biarawati dan misionaris Katolik Roma. Beliau dilahirkan pada 26 Ogos 1910 di Skopje, yang kini merupakan sebahagian daripada Macedonia Utara. Ibu Teresa mendedikasikan hidupnya untuk melayani orang miskin dan orang sakit, terutamanya di kawasan kumuh Kolkata, India. Beliau telah mewujudkan Misionaris Kasih, sebuah kongregasi agama yang menyediakan penjagaan kepada mereka yang memerlukan. Tindakan belas kasihan tanpa mengira diri dan komitmen yang teguh Ibu Teresa dalam membantu orang lain menjadikan beliau seorang tokoh ikonik di dunia.

2. Apa pencapaian Ibu Teresa?

Pencapaian Ibu Teresa adalah banyak dan berkesan. Beliau menerima Hadiah Nobel untuk Keamanan pada tahun 1979 atas kerja kemanusiaannya. Beliau mewujudkan Misionaris Kasih, yang kini beroperasi di lebih daripada 130 negara, menyediakan penjagaan perubatan, pendidikan, dan perlindungan kepada mereka yang memerlukan. Ibu Teresa membuka rumah-rumah untuk orang yang akan meninggal dunia, panti asuhan, dan koloni kusta. Beliau menginspirasi ramai individu di seluruh dunia untuk mendedikasikan hidup mereka untuk melayani orang lain. Warisan Ibu Teresa terus hidup melalui kerja berterusan Misionaris Kasih dan inspirasi yang beliau berikan kepada orang di seluruh dunia.

3. Bagaimana Ibu Teresa membantu orang miskin?

Ibu Teresa mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang miskin. Beliau menyediakan makanan, tempat perlindungan, dan penjagaan perubatan kepada mereka yang memerlukan, terutamanya di kawasan kumuh Kolkata. Beliau membuka rumah-rumah untuk orang yang akan meninggal dunia, di mana mereka dapat menerima penjagaan dan belas kasihan dalam hari-hari terakhir mereka. Beliau juga mendirikan panti asuhan untuk memberikan tempat perlindungan kepada anak-anak yang ditinggalkan. Tindakan tanpa mengira diri dan komitmen Ibu Teresa kepada orang miskin telah menyentuh kehidupan ramai individu dan terus menginspirasi orang lain untuk membuat perbezaan di dunia.

4. Apakah kepercayaan dan nilai-nilai Ibu Teresa?

Ibu Teresa adalah seorang wanita yang sangat beragama dan kepercayaannya memainkan peranan penting dalam hidup dan kerjanya. Beliau percaya dengan pentingnya menunjukkan kasih sayang kepada semua orang, tanpa mengira status sosial atau latar belakang mereka. Nilai-nilai Ibu Teresa berpusat di sekitar melayani orang lain dan memperlakukan setiap orang dengan martabat dan penghargaan. Beliau melihat wajah Kristus dalam mereka yang beliau bantu dan percaya pada kuasa cinta untuk mengubah kehidupan. Kepercayaan yang teguh dan komitmen Ibu Teresa kepada kepercayaannya memimpin beliau dalam misinya untuk meringankan penderitaan orang miskin dan orang sakit.

5. Bagaimana kerja Ibu Teresa memberi impak kepada dunia?

Kerja Ibu Teresa telah memberi impak mendalam kepada dunia. Tindakan tanpa mengira diri dan komitmen yang teguh Ibu Teresa dalam membantu orang lain telah menginspirasi ramai individu untuk mendedikasikan hidup mereka untuk melayani orang miskin dan orang sakit. Misionaris Kasih, kongregasi agama yang beliau wujudkan, terus memberikan penjagaan dan sokongan kepada mereka yang memerlukan di seluruh dunia. Warisan Ibu Teresa menjadi pengingat bahawa tindakan kebaikan walaupun kecil dapat memberi perubahan besar. Kerjanya telah menantang norma-norma sosial dan telah menarik perhatian kepada penderitaan orang miskin, menginspirasi orang lain untuk bertindak dan membuat perubahan positif di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *