Siapakah Shirley Chisholm?

Shirley Chisholm adalah seorang ahli politik dan pendidik Amerika yang berani. Beliau menjadi wanita Afrika Amerika pertama yang terpilih ke Kongres Amerika Syarikat, mewakili daerah kongres ke-12 New York dari 1969 hingga 1983. Chisholm adalah seorang penyokong bersemangat untuk keadilan sosial, hak wanita, dan hak-hak asasi manusia. Beliau menjadi salah seorang pengasas Kaukus Kongres Hitam dan berjuang untuk peluang yang sama untuk masyarakat yang terpinggirkan. Chisholm juga mencipta sejarah dengan bertanding untuk pencalonan presiden Parti Demokrat pada tahun 1972, menjadi wanita kulit hitam pertama yang mencari pencalonan parti utama bagi Presiden Amerika Syarikat. Warisannya terus menginspirasi dan memberdayakan generasi pemimpin.


Bolehkah kamu membayangkan ahli politik yang revolusioner? Mungkin pikiranmu melompat kepada Barack Obama atau Jeanette Rankin. Kamu mungkin memikirkan Patsy Mink, Kamala Harris, atau Marco Rubio. Atau mungkin nama lain yang terlintas dalam pikiranmu—yaitu Shirley Chisholm!

Siapakah Shirley Chisholm? Dia lahir pada tanggal 30 November 1924. Orang tuanya berasal dari Guyana dan Barbados, tetapi Shirley lahir di Brooklyn, New York. Dia tumbuh besar di sana dan juga menghabiskan sebagian masa kecilnya di Barbados.

Chisholm selalu menghargai pendidikan. Sebagai seorang anak, dia sangat pandai di sekolah. Chisholm menyelesaikan sekolah menengah pada tahun 1942 dan mendapatkan gelar sosiologi dari Brooklyn College pada tahun 1946. Dia juga meraih penghargaan sebagai anggota tim debat di perguruan tingginya.

Tidak lama kemudian, Chisholm menjadi guru taman kanak-kanak dan kemudian menjadi direktur dua pusat penitipan anak. Pada tahun 1951, dia meraih gelar master dalam pendidikan dasar dari Columbia University. Selanjutnya, dia bekerja untuk Biro Kesejahteraan Anak Kota New York.

Pada pertengahan tahun 1960-an, Chisholm merasakan panggilan untuk melayani masyarakatnya dengan cara yang berbeda. Itulah sebabnya, pada tahun 1968, dia mencalonkan diri untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat. Dan dia berhasil—Chisholm menjadi wanita kulit hitam pertama yang menjabat di Kongres.

Shirley Chisholm mewakili distrik kongres ke-12 New York selama 14 tahun. Selama waktu itu, dia memiliki dampak yang signifikan bagi negara dan Kongres itu sendiri. Pada tahun 1969, dia memainkan peran penting dalam pembentukan Congressional Black Caucus. Dua tahun kemudian, dia menjadi salah satu pendiri National Women’s Political Caucus. Kedua organisasi ini masih ada sampai sekarang, bekerja untuk memfasilitasi kolaborasi antara para pembuat kebijakan menuju tujuan bersama.

Chisholm segera menatap lebih tinggi lagi. Pada tahun 1972, dia ikut dalam perlombaan untuk menjadi kandidat Demokrat untuk Presiden Amerika Serikat. Dia menjadi orang kulit hitam pertama yang mencari nominasi dari partai politik utama. Chisholm juga hanya wanita kedua yang melakukannya.

Chisholm menghadapi banyak penentangan. Banyak orang menentang pencalonannya karena ras dan jenis kelaminnya. Beberapa wanita di Kongres dan bahkan anggota Congressional Black Caucus menolak untuk mendukungnya. Partai Demokrat bahkan menolak memberinya kesempatan untuk berpartisipasi dalam debat televisi.

Bagaimanapun juga, Chisholm menjalankan kampanye yang tangguh. Slogannya adalah “Tidak Dibeli dan Tidak Diperintah.” Frase ini juga digunakan sebagai judul buku yang ditulisnya pada tahun 1970. Dia mendapatkan dukungan dari sejumlah besar pemuda, serta banyak wanita dan anggota kelompok minoritas rasial. Pada akhirnya, Chisholm mendapatkan 10 persen suara—prestasi yang luar biasa mengingat rintangan yang dia hadapi.

Chisholm menjabat di Kongres hingga tahun 1983. Setelah itu, dia mengajar di Mount Holyoke College dan menjadi salah satu pendiri National Political Congress of Black Women. Pada tahun 1993, Chisholm diinduksi ke dalam National Women’s Hall of Fame.

Pada tahun 2005, Shirley Chisholm meninggal dunia pada usia 80 tahun. Pada tahun 2015, Presiden Barack Obama secara anumerta memberinya Medal of Freedom. Saat ini, dia diingat sebagai pionir yang membuka jalan bagi orang lain untuk mengikuti jejaknya.

Cobalah Sekarang

Libatkan seorang teman atau anggota keluarga untuk membantu kamu dengan kegiatan-kegiatan berikut.

  • Jika anda ingin belajar lebih lanjut mengenai kehidupan Shirley Chisholm, anda boleh membaca artikel ini daripada National Geographic Kids. Kemudian, berkongsi beberapa fakta menarik dengan rakan atau ahli keluarga.
  • Semasa zaman kanak-kanak Shirley Chisholm, minoriti menghadapi kelemahan yang signifikan dalam hal peluang pendidikan. Walau bagaimanapun, Shirley cemerlang dalam pelajaran. Adakah anda percaya pendidikan adalah penting untuk kehidupan yang berjaya? Buat senarai sebab mengapa anda fikir pendidikan penting. Ia boleh untuk memperoleh pekerjaan yang baik, berkenalan dengan orang baru, atau meneroka tempat-tempat baru. Berkongsi senarai anda dengan rakan atau ahli keluarga.
  • Shirley Chisholm bertugas sebagai ahli Dewan Rakyat Amerika Syarikat untuk Daerah ke-12 New York. Adakah anda tahu siapa Wakil Kongres anda? Mintalah bantuan rakan atau ahli keluarga untuk membantu anda mencari tahu siapa yang mewakili kawasan anda. Anda juga boleh belajar mengenai latar belakang mereka, seperti di mana mereka belajar dan pekerjaan lain yang mereka lakukan.

Sumber-sumber yang Disyorkan

  • https://www.womenshistory.org/education-resources/biographies/shirley-chisholm (diakses pada 08 Nov. 2021)
  • https://history.house.gov/People/Listing/C/CHISHOLM,-Shirley-Anita-(C000371)/ (diakses pada 08 Nov. 2021)
  • https://www.biography.com/political-figure/shirley-chisholm (diakses pada 08 Nov. 2021)
  • https://www.archives.gov/research/african-americans/individuals/shirley-chisholm (diakses pada 08 Nov. 2021)
  • https://learnersdictionary.com/ (diakses pada 08 Nov. 2021)

1. Siapakah Shirley Chisholm?

Shirley Chisholm adalah seorang ahli politik dan pendidik Amerika yang menjadi wanita Afrika Amerika pertama yang terpilih menjadi Anggota Kongres Amerika Serikat. Beliau dilahirkan pada 30 November 1924 di Brooklyn, New York, dan dibesarkan dalam keluarga kelas pekerja. Chisholm bertugas di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari tahun 1969 hingga 1983, mewakili distrik kongres ke-12 di New York. Beliau merupakan seorang pembela vokal hak-hak sipil, hak-hak wanita, dan keadilan sosial sepanjang karir politiknya.

2. Apa pencapaian-pencapaian Shirley Chisholm?

Shirley Chisholm memiliki beberapa pencapaian yang mencolok selama karirnya. Selain menjadi wanita Afrika Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres, beliau juga menjadi kandidat Afrika Amerika pertama untuk nominasi partai besar dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada tahun 1972. Chisholm dikenal karena advokasi tanpa lelahnya untuk masyarakat yang terpinggirkan dan komitmennya untuk berjuang demi kesetaraan dan keadilan. Beliau adalah salah satu pendiri Congressional Black Caucus dan menjabat di beberapa komite penting selama masa jabatannya di Kongres.

3. Bagaimana dampak Shirley Chisholm terhadap politik Amerika?

Shirley Chisholm memiliki dampak signifikan terhadap politik Amerika. Pemilihannya yang bersejarah ke Kongres memecahkan batasan dan menginspirasi banyak wanita dan orang kulit berwarna untuk terlibat dalam politik. Suara tanpa penyesalan dan advokasi yang kuat Shirley Chisholm untuk masyarakat yang terpinggirkan menantang status quo dan mendorong perubahan progresif. Beliau membuka jalan bagi generasi politisi yang beragam di masa depan dan membantu membentuk percakapan tentang hak-hak sipil, hak-hak wanita, dan keadilan sosial di Amerika.

4. Apa warisan Shirley Chisholm?

Warisan Shirley Chisholm adalah tentang membuka jalan dan pemberdayaan. Beliau menunjukkan bahwa siapa pun, tanpa memandang ras atau jenis kelamin, dapat mencapai kesuksesan politik yang signifikan dan membuat perbedaan. Warisan Chisholm terus menginspirasi individu-individu untuk berjuang demi kesetaraan, representasi, dan keadilan. Kontribusinya terhadap politik Amerika dan dedikasinya terhadap masyarakat yang terpinggirkan telah meninggalkan dampak yang berlangsung, mengingatkan kita akan pentingnya keberagaman dan inklusi dalam demokrasi kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *